Puluhan Barang Terlarang Disita dalam Razia Tengah Malam di Lapas Batulicin
Inews Batulicin- Suasana tengah malam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Batulicin mendadak berubah tegang saat petugas pemasyarakatan melakukan razia insidentil, Sabtu (11/10/2025). Operasi yang digelar mulai pukul 00.00 WITA hingga 01.40 WITA itu berhasil mengungkap puluhan barang yang berpotensi disalahgunakan oleh warga binaan.
Razia ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari langkah tegas Lapas Batulicin untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang benar-benar aman, tertib, dan bersih dari barang-barang terlarang.
Razia Mendadak, Sasar Tiga Blok Hunian
Operasi ini dipimpin langsung oleh Tarsah, Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Batulicin. Petugas pemasyarakatan bersinergi dengan aparat dari Kepolisian Resor Tanah Bumbu, menyasar tiga blok hunian utama: Blok Bravo, Charlie, dan Delta.
Dengan pengawasan ketat, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di setiap sudut kamar. Setiap lemari, tempat tidur, dan ruang pribadi warga binaan diperiksa satu per satu untuk memastikan tidak ada barang yang dapat mengancam keamanan lapas.
“Razia ini kami lakukan secara mendadak agar hasilnya lebih optimal. Fokusnya adalah mencegah penyimpanan barang-barang terlarang yang bisa disalahgunakan,” ujar Tarsah.

Baca Juga : OCHA Desak Israel Buka Akses, Ribuan Ton Bantuan Kemanusiaan Siap Mengalir ke Gaza
Deretan Barang Berbahaya Ditemukan
Hasilnya cukup mengejutkan. Puluhan barang terlarang berhasil diamankan. Beberapa di antaranya berupa benda tajam atau keras yang berpotensi disalahgunakan, seperti kawat, gunting kuku, pinset, gunting besar, besi, paku, silet, dan kaca cermin.
Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah barang lainnya seperti korek api gas, botol kaca, bola timah, kartu domino, amplas, dan sendok stainless. Meski tampak sepele, barang-barang tersebut dapat berpotensi menjadi alat yang membahayakan keamanan jika tidak dikendalikan.
Seluruh barang temuan tersebut langsung didata dan diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai prosedur keamanan pemasyarakatan.
Komitmen Wujudkan Zero Halinar
Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pihaknya dalam mewujudkan Zero Halinar — yaitu lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari handphone, pungli, dan narkoba.
“Kami tidak akan memberi celah sedikit pun terhadap potensi gangguan keamanan. Razia seperti ini akan terus dilakukan secara berkala dan insidentil,” ujar Arifin.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan aparat penegak hukum akan semakin diperkuat agar setiap potensi pelanggaran dapat dicegah sedini mungkin. “Kami ingin menciptakan lapas yang benar-benar aman, tertib, dan kondusif,” lanjutnya.
Sinergi Pengamanan, Pesan Tegas bagi Warga Binaan
Razia ini juga menjadi sinyal kuat bagi warga binaan agar tidak mencoba menyimpan atau menggunakan barang-barang terlarang. Petugas menekankan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bentuk sinergi solid antara Lapas Batulicin dan Polres Tanah Bumbu dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Dengan adanya operasi seperti ini, diharapkan lapas benar-benar menjadi tempat pembinaan, bukan ladang pelanggaran.
Langkah Preventif dan Berkelanjutan
Tak hanya sebatas penyitaan barang, pihak lapas juga akan meningkatkan pembinaan dan sosialisasi bagi warga binaan. Pendekatan keamanan dikombinasikan dengan edukasi hukum diharapkan mampu menekan potensi pelanggaran di masa mendatang.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tapi juga pembinaan. Semua ini demi menciptakan lapas yang aman dan mendukung proses rehabilitasi,” tegas Arifin.
Catatan Akhir
Razia tengah malam ini menjadi bukti nyata bahwa pengawasan ketat di lingkungan pemasyarakatan bukan sekadar slogan. Dengan komitmen kuat dari seluruh pihak, Lapas Batulicin berupaya memastikan keamanan bukan hanya untuk petugas, tapi juga untuk warga binaan itu sendiri.
















