Breaking News
Sajian informasi global yang menyajikan berita dari berbagai negara, mulai dari konflik, diplomasi, ekonomi dunia, hingga perkembangan budaya internasional.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Mbappe Siap Ikuti Jejak Ronaldo dan Ramos sebagai Algojo Madrid

cek disini

Real Madrid Akhiri Polemik Penalti: Kylian Mbappe Jadi Eksekutor Utama Musim 2025/2026

Inews Batulicin- Setelah melewati musim yang penuh drama dan sorotan tajam soal kegagalan dari titik putih, Real Madrid akhirnya membuat keputusan penting untuk menata ulang sistem eksekusi penalti mereka. Menjelang bergulirnya musim 2025/2026, manajemen klub dan pelatih Xabi Alonso telah resmi menunjuk Kylian Mbappe sebagai algojo utama penalti Los Blancos, menggantikan Vinícius Junior yang sebelumnya memegang peran tersebut.

Keputusan ini tentu bukan tanpa alasan. Musim lalu, Madrid mengalami musim terburuk dalam urusan penalti: mereka gagal mencetak gol dari titik putih sebanyak 7 kali dari total 19 kesempatan — angka kegagalan tertinggi di antara semua klub papan atas Eropa.

Mbappe Siap Ikuti Jejak Ronaldo dan Ramos sebagai Algojo Madrid
Mbappe Siap Ikuti Jejak Ronaldo dan Ramos sebagai Algojo Madrid

Baca Juga : Joko Susilo Bawa Nama Baru dan Lama di Skuad Garuda Pertiwi untuk Piala AFF 2025

Mbappe: Harapan Baru, Tapi Penuh Tantangan

Meski ditunjuk sebagai penendang utama, Mbappe sendiri bukan tanpa catatan kelam. Sepanjang musim 2024/2025, penyerang asal Prancis itu gagal mencetak gol dari titik putih dalam tiga laga penting: saat menghadapi Liverpool, Athletic Bilbao, dan Real Sociedad. Bahkan dalam laga melawan Sociedad, gol yang ia cetak hanya datang dari bola rebound, bukan dari eksekusi langsung penalti.

Salah satu momen paling disorot adalah ketika ia gagal mengeksekusi penalti di San Mames saat melawan Bilbao. Laga itu berakhir dengan kekalahan 1-2 bagi Madrid, dan banyak pengamat menilai bahwa kegagalan tersebut menjadi titik balik yang membuat Los Blancos kehilangan peluang menjuarai La Liga musim lalu.

Namun, di balik kegagalan itu, Mbappe tetap memiliki modal yang sangat kuat. Secara keseluruhan, ia telah mencetak 50 gol penalti sepanjang kariernya — baik di level klub maupun tim nasional. Catatan ini menjadi dasar kepercayaan klub bahwa ia bisa menjadi pemimpin lini depan sekaligus pengambil keputusan di momen-momen krusial.

“Mbappe adalah simbol era baru Real Madrid. Dia bukan hanya pencetak gol, tapi juga pemimpin di lapangan,” ujar sumber internal klub seperti dikutip dari Marca.

Mengakhiri Kebingungan dan Ketidakpastian

Penunjukan Mbappe juga menjadi akhir dari polemik panjang seputar siapa eksekutor terbaik di tubuh Madrid. Musim lalu, Vinícius Junior, Jude Bellingham, dan Federico Valverde semuanya sempat mendapat giliran — dan semuanya juga mengalami kegagalan yang memengaruhi hasil pertandingan besar.

Vinícius, misalnya, gagal mengeksekusi penalti penting saat melawan Atlético Madrid di Liga Champions, yang bisa saja menyelamatkan langkah mereka. Sementara Jude Bellingham juga gagal menaklukkan kiper Valencia dari titik putih pada laga panas di Mestalla. Bahkan Valverde, yang dikenal tenang dan kuat secara mental, gagal di final Piala Dunia Antarklub saat menghadapi Al Hilal — kegagalan yang membuat Madrid gagal mengangkat trofi.

Dengan catatan seperti itu, klub tak ingin lagi mengambil risiko kehilangan poin atau gelar karena ketidakpastian soal eksekutor. Maka dari itu, Mbappe — meski belum sempurna — dianggap sebagai pilihan paling logis dan berpengalaman.

Urutan Eksekutor Penalti Madrid Musim 2025/2026

Dengan keputusan ini, susunan eksekutor penalti utama Real Madrid untuk musim mendatang dipastikan sebagai berikut:

  1. Kylian Mbappe

  2. Vinícius Junior

  3. Jude Bellingham

  4. Federico Valverde

Urutan ini bisa berubah tergantung performa dan keberhasilan eksekusi di lapangan. Namun, Mbappe kini akan menjadi pemain pertama yang dipercaya saat Madrid mendapat penalti dalam laga apa pun.

Tekanan Besar di Bahu Mbappe

Tanggung jawab ini tentu membawa tekanan besar. Bukan hanya karena sorotan publik Madrid yang terkenal keras dan kritis, tapi juga karena Mbappe kini dianggap sebagai penerus dari para legenda penalti Real Madrid, seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, hingga Sergio Ramos.

Ketiganya dikenal sebagai algojo yang jarang gagal, bahkan di saat tekanan memuncak. Untuk bisa sejajar dengan mereka, Mbappe tak hanya harus mencetak gol dari titik putih — ia juga harus konsisten dan menentukan hasil dalam laga-laga besar.

Namun, dengan status barunya sebagai top scorer La Liga dan peraih Golden Boot Eropa musim lalu, Mbappe punya semua yang dibutuhkan untuk membuktikan diri. Ia bukan hanya pemain cepat dan tajam, tapi juga punya mentalitas juara.


Kini, semua mata tertuju ke Santiago Bernabeu. Akankah Mbappe mampu menghapus kutukan penalti Madrid dan membawa tim menuju kejayaan baru? Atau justru tekanan itu menjadi bumerang? Musim 2025/2026 akan menjawab semuanya.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *