Lapas Batulicin Tingkatkan Keterampilan Warga Binaan Lewat Pertanian Hidroponik, Siapkan Bekal untuk Masa Depan
Inews Batulicin- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin terus berinovasi dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan. Salah satu program unggulan yang kini tengah dikembangkan adalah pertanian modern berbasis hidroponik, yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan hasil panen berkualitas tinggi.
Pada Selasa (12/8/2025), warga binaan bersama petugas Lapas tampak sibuk mengelola kebun hidroponik yang sudah menghasilkan sayuran segar seperti pakcoy dan seledri. Semua proses dilakukan dengan teliti, mulai dari persiapan media tanam, perawatan harian, hingga panen, di bawah bimbingan langsung petugas berpengalaman.
Hidroponik sendiri merupakan metode bertani tanpa tanah, menggunakan air yang diperkaya dengan nutrisi. Cara ini terbukti mampu mempercepat pertumbuhan tanaman, menghemat penggunaan air, dan menghasilkan sayuran bebas pestisida.

Baca Juga : PUPR Kalsel Siapkan Desain Baru untuk Kurangi Kecelakaan di Jalur Alternatif
Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan mengisi waktu, tetapi menjadi bentuk pembinaan kemandirian yang strategis.
“Keterampilan yang mereka dapatkan di sini bisa menjadi modal untuk membuka usaha sendiri setelah bebas nanti. Dengan begitu, mereka tidak hanya kembali ke masyarakat dengan pengetahuan, tetapi juga dengan kepercayaan diri dan kemampuan yang siap digunakan,” ujar Arifin.
Selain memberikan keterampilan baru, program hidroponik ini juga menjadi upaya Lapas Batulicin dalam mendukung konsep pertanian berkelanjutan. Hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, tetapi juga berpotensi dipasarkan, sehingga memberikan manfaat ekonomi.
Ke depan, Lapas Batulicin berencana memperluas jenis tanaman yang dibudidayakan serta mengintegrasikan program ini dengan pelatihan pemasaran dan manajemen usaha. Harapannya, warga binaan bisa memahami seluruh rantai produksi, mulai dari budidaya hingga penjualan.
Dengan langkah ini, Lapas Batulicin menunjukkan bahwa pembinaan bukan hanya soal mendisiplinkan, tetapi juga memberdayakan. Melalui hidroponik, warga binaan mendapatkan kesempatan kedua untuk menata masa depan yang lebih baik, sekaligus berkontribusi pada kelestarian lingkungan.
Pengembangan Kebun Hidroponik Terus Meluas
Setelah berhasil membudidayakan pakcoy dan seledri, Lapas Batulicin mulai merencanakan penanaman sayuran lain seperti selada, bayam, dan kangkung. Rencana ini muncul karena warga binaan menunjukkan semangat tinggi dalam mempelajari teknik baru.
Untuk mendukung rencana tersebut, petugas menyediakan tambahan instalasi hidroponik dan memperluas area tanam. Warga binaan memanfaatkan setiap sesi pelatihan untuk mempraktikkan langsung teknik perawatan tanaman, mulai dari pengaturan nutrisi hingga pengendalian hama alami.
Dukungan dan Pendampingan Intensif
Petugas lapas mendampingi warga binaan setiap hari agar mereka memahami prinsip pertanian modern secara menyeluruh. Pendampingan ini mencakup teori singkat, praktik lapangan, hingga diskusi rutin mengenai kendala yang mereka temui. Dengan cara ini, setiap warga binaan dapat menyelesaikan masalah secara mandiri dan meningkatkan keterampilannya.
Selain itu, pihak lapas menjalin kerja sama dengan dinas pertanian setempat untuk memberikan pelatihan lanjutan. Kerja sama ini memastikan warga binaan memperoleh pengetahuan terbaru mengenai teknologi pertanian.
Manfaat Nyata Bagi Kehidupan Warga Binaan
Program hidroponik memberikan dampak positif, baik secara psikologis maupun keterampilan. Warga binaan merasakan kepuasan saat memanen hasil kerja mereka. Rasa percaya diri mereka tumbuh, dan mereka mulai merencanakan usaha setelah bebas nanti.
Melalui program ini, Lapas Batulicin tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai kerja keras, kemandirian, dan tanggung jawab. Dengan bekal ini, warga binaan memiliki peluang lebih besar untuk hidup mandiri dan menghindari kesalahan masa lalu.
















