Dishut Kalsel Bagi Ribuan Bibit Pohon & Produk Kreatif di Kalsel Expo 2025, Antusias Warga Membludak
Inews Batulicin– Banjarbaru kembali menjadi pusat perhatian pecinta lingkungan dan pengunjung pameran. Dalam gelaran Kalsel Expo 2025 yang berlangsung pada 10–15 Agustus, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan menghadirkan program istimewa: pembagian lebih dari 2.000 bibit pohon unggul dan produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) secara gratis untuk masyarakat.
Kepala Seksi Iuran dan Penatausahaan Hasil Hutan (IPPH) Dishut Kalsel, Irvan, mengungkapkan bahwa antusias masyarakat begitu tinggi sejak hari pertama. Hingga hari ketiga saja, ribuan bibit pohon sudah ludes diambil warga.

Baca Juga : Ikan Gabus, Rahasia Sehat dan Kuat yang Dikenalkan Mahasiswa FPIK ULM ke Warga Desa
Bibit yang kami bagikan berasal dari Persemaian Permanen Liang Anggang BPDAS Barito.
Ada alpukat, mangga, kelengkeng, jambu air, dan jambu kristal. Semuanya bibit unggul yang berkualitas,” jelas Irvan pada Kamis (14/8).
Menariknya, setiap kali pembagian dimulai pada pagi hari, bibit langsung habis hanya dalam hitungan menit. Prosesnya pun sederhana—pengunjung cukup antre, menunjukkan KTP, dan menandatangani daftar penerimaan.
Selain bibit pohon, stan Dishut Kalsel juga memamerkan berbagai produk olahan hasil hutan yang kreatif dan ramah lingkungan. Ada tas purun anyaman khas Banjar, gantungan kunci unik, madu murni, keripik pisang renyah, hingga kopi dari Cafe Forester. Semua produk ini merupakan hasil karya Kelompok Tani Hutan (KTH) binaan Dishut Kalsel, yang diberdayakan untuk mengembangkan usaha kreatif berbasis hasil hutan secara berkelanjutan.
Tidak hanya pengunjung lokal, stan Dishut Kalsel juga ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah, termasuk dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka bahkan tertarik membeli produk kerajinan berbahan limbah kayu ulin—seperti spatula dan sendok kayu—yang terkenal tahan lama dan memiliki desain unik.
“Produk-produk ini punya potensi besar untuk menembus pasar luar daerah bahkan internasional. Kami ingin karya KTH Kalsel semakin dikenal luas,” tambah Irvan.
Bagi masyarakat yang belum sempat mendapatkan bibit, tidak perlu khawatir.
Dishut Kalsel memastikan pembagian bibit gratis akan terus berlangsung hingga hari terakhir Kalsel Expo 2025 pada 15 Agustus. Menariknya, bibit yang disediakan bukan hanya bibit biasa, tetapi juga bibit unggul yang berpeluang menghasilkan buah berkualitas tinggi.
Gelaran ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga gerakan nyata mengajak masyarakat untuk menanam pohon dan mencintai hutan. Dengan dukungan penuh dari warga, program penghijauan Kalsel diharapkan semakin berkembang dan membawa manfaat besar bagi lingkungan serta perekonomian masyarakat.
















